Cleveland (beritabasket.com) – Cleveland Cavaliers tengah menghadapi periode sulit di NBA musim ini. Performa mereka yang masih berkutat di papan tengah Wilayah Timur jauh berbeda dibandingkan musim lalu, ketika Cavaliers tampil dominan sejak awal kompetisi. Bintang utama tim, Donovan Mitchell, pun angkat bicara dan mengakui bahwa performa Cavaliers saat ini belum sesuai harapan.
Cavaliers baru saja meraih kemenangan penting setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun. Tim asuhan Kenny Atkinson tersebut sukses menaklukkan New Orleans Pelicans dengan skor telak 141-118 di Rocket Arena, Cleveland. Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Cavaliers dalam beberapa laga terakhir.
Meski demikian, posisi Cavaliers masih belum aman. Dengan catatan 17 kemenangan dan 14 kekalahan, Cavaliers kini menempati peringkat ketujuh Wilayah Timur. Mereka hanya terpaut satu kekalahan dari Orlando Magic, namun masih kesulitan menembus papan atas yang saat ini dikuasai Detroit Pistons (24-6) dan New York Knicks (20-9).
Situasi ini berbanding terbalik dengan performa Cavaliers musim lalu. Saat itu, mereka tampil luar biasa dengan mencatatkan 15 kemenangan beruntun di awal musim. Cavaliers bahkan menutup musim reguler sebagai tim terbaik Wilayah Timur dengan rekor impresif 64-18, pencapaian terbaik sejak era LeBron James.
Secara individu, para pemain Cavaliers juga bersinar pada NBA musim 2024/2025. Donovan Mitchell, Darius Garland, dan Evan Mobley terpilih sebagai All-Star 2025. Mobley juga menyabet gelar Defensive Player of the Year 2025, sementara Kenny Atkinson dinobatkan sebagai Coach of the Year 2025.
Namun, performa gemilang tersebut tak berlanjut di Playoff NBA. Cavaliers memang sukses menyapu Miami Heat 4-0 di babak pertama, tetapi langkah mereka terhenti di semifinal Wilayah Timur usai disingkirkan Indiana Pacers dalam lima pertandingan. Sejumlah cedera pemain menjadi faktor utama kegagalan tersebut.
Dengan skuad inti yang relatif tidak berubah, ekspektasi publik terhadap Cavaliers sebenarnya cukup tinggi. Sayangnya, inkonsistensi permainan membuat mereka belum mampu mengulang dominasi musim lalu. Seperti yang diakui Donovan Mitchell, Cavaliers masih berada di bawah ekspektasi dan harus segera berbenah jika ingin kembali bersaing di papan atas NBA. –ANT

