Los Angeles (beritabasket.com) – Peta persaingan NBA terus memanas seiring munculnya rumor transfer bintang Los Angeles Lakers, Anthony Davis, yang berhembus sejak akhir 2025. Kali ini, Golden State Warriors disebut-sebut menjadi salah satu tim yang dikaitkan dengan potensi kedatangan Davis jelang batas akhir pertukaran pemain NBA 2026. Namun, laporan terbaru mengungkap fakta menarik bahwa Dallas Mavericks justru menjadi pihak yang lebih dulu menghubungi Warriors.
Mengutip laporan jurnalis senior The Athletic, Sam Amick, isu kepindahan Anthony Davis ke Warriors memang sempat mencuat. Meski demikian, Amick menilai peluang transfer tersebut terbilang kecil untuk benar-benar terwujud. Salah satu alasannya, Golden State dikabarkan tidak tertarik dengan skema pertukaran yang melibatkan Jimmy Butler III, meskipun secara finansial kesepakatan tersebut dinilai memungkinkan.
Anthony Davis sendiri tampil cukup solid saat berada dalam kondisi fit musim ini. Ia mencatatkan rata-rata 20,5 poin per pertandingan dengan akurasi tembakan 52,1 persen, ditambah 10,9 rebound dan 1,6 blok. Sayangnya, kontribusi Davis terhambat cedera yang membuatnya baru tampil dalam 16 pertandingan sepanjang musim berjalan.
Secara kebutuhan tim, Davis sejatinya bisa menjadi tambahan kekuatan penting bagi Warriors yang tengah mencari opsi baru untuk menjaga daya saing. Namun, indikasi terkini menyebutkan bahwa pemain berusia 32 tahun itu kemungkinan besar tidak akan berlabuh ke Bay Area.
“Secara hitungan gaji, pertukaran Jimmy Butler dengan Anthony Davis memungkinkan karena Butler menerima bayaran sebesar 54,1 juta dolar AS musim ini. Kendati demikian, Golden State belum menunjukkan ketertarikan untuk melanjutkan pembicaraan tersebut. Sumber internal tim menyebut Warriors belum sepenuhnya menutup pintu, tetapi perlu dicatat bahwa Dallas Mavericks adalah pihak yang menghubungi Golden State, bukan sebaliknya,” tulis Amick dalam laporannya.
Lebih lanjut, Amick menegaskan bahwa Warriors menolak keras kemungkinan melepas Draymond Green atau Jimmy Butler III. Kehilangan salah satu dari dua pemain tersebut dinilai akan menimbulkan dampak besar terhadap keseimbangan tim. Ketika Mavericks mengajukan permintaan yang mencakup kedua nama itu, Golden State langsung menolak.
Satu-satunya nama yang masih berpotensi masuk dalam skenario pertukaran adalah Jonathan Kuminga. Namun, pemain muda tersebut baru bisa diperdagangkan mulai 15 Januari, setelah menandatangani kontrak dua tahun dengan status restricted free agent pada musim lalu. Amick memprediksi Kuminga bisa menjadi aset yang dipertimbangkan sebelum batas akhir pertukaran pemain NBA yang jatuh pada 5 Februari.
Saat ini, Golden State Warriors mencatatkan rekor 17 kemenangan dan 16 kekalahan, menempatkan mereka di posisi kedelapan klasemen Wilayah Barat. Situasi tersebut membuat Warriors terus diterpa rumor dan spekulasi transfer, seiring upaya mereka mengamankan tiket ke babak playoff NBA musim ini. –ANT

